Analysis of the Importance of Employee Competence in Efforts to Improve Performance at Dr. Tadjuddin Chalid General Hospital, Makassar
Abstract
This study aims to analyze the importance of employee competence in improving employee performance at Dr. Tadjuddin Chalid General Hospital, Makassar. The research examines how employee competence contributes to enhancing work effectiveness and organizational performance within a public healthcare institution. A quantitative research design was employed using a survey method. Data were collected through questionnaires distributed to hospital employees and analyzed using simple linear regression to determine the effect of employee competence on performance. The findings indicate that employee competence has a positive and significant effect on employee performance. The statistical results demonstrate that higher levels of knowledge, skills, and professional abilities are associated with improved work productivity, service quality, and task completion efficiency. These findings highlight that competence development is a critical factor in strengthening employee performance in healthcare institutions. The study implies that hospital management should prioritize continuous training, skill enhancement, and professional development programs to ensure sustainable performance improvement and service excellence in public health services.
Downloads
References
Armawati, A., Asri, & Idris, M. (2023). Pengaruh kompetensi, disiplin kerja, dan beban kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kecamatan Lau Kabupaten Maros. Jurnal Administrasi Publik, 7(2), 87–98.
Awa, M. A. (2023). Manajemen kinerja: Pendekatan teoretis dan praktis. Prenadamedia Group.
Badan Nasional Sertifikasi Profesi. (2020). Pedoman skema sertifikasi. BNSP.
Dwiyanto, A. (2015). Reformasi birokrasi publik di Indonesia. Gadjah Mada University Press.
Fauziah, N. (2023). Manajemen SDM di layanan publik: Tantangan dan strategi kompetensi. Alfabeta.
Fitria, A., & Purwanti, R. (2021). Dimensi kompetensi dalam pelayanan publik di sektor kesehatan. Jurnal Manajemen Pelayanan Publik, 8(2), 105–117.
Fitriyani, F., Suryani, T., & Rizki, A. (2022). Pengaruh profesionalisme, persepsi terhadap organisasi, dan penghasilan terhadap kinerja pegawai RSUD Linggajati Kuningan. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 10(1), 14–22.
Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25 (9th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Goleman, D. (2000). Emotional intelligence: Kecerdasan emosional dalam kehidupan kerja. Gramedia Pustaka Utama.
Gomes, F. C. (2003). Manajemen sumber daya manusia. Andi.
Hartono, B. (2024). Gaya kepemimpinan transformasional dalam meningkatkan kinerja tim kesehatan. Jurnal Kepemimpinan dan Inovasi Kesehatan, 12(1), 33–45.
Hasibuan, M. S. P. (2022). Manajemen sumber daya manusia (Revised ed.). Bumi Aksara.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Permenkes No. 6 Tahun 2024 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM). Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Permenkes No. 14 Tahun 2024 tentang Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU). Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Permenkes No. 1 Tahun 2025 tentang Uji Kompetensi Tenaga Kesehatan. Kemenkes RI.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.
Larasati, R., & Ekawaty, A. (2023). Pengaruh kompetensi dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai RSUD Bumiayu Kabupaten Brebes. Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 9(3), 101–112.
Lestari, D. (2022). Pengaruh kompetensi terhadap kinerja karyawan di rumah sakit swasta Kota Medan. Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 4(2), 45–53.
Mangkunegara, A. A. A. P. (2020). Evaluasi kinerja SDM. Refika Aditama.
Nugroho, H. (2022). Kompetensi pegawai dan implikasinya terhadap kinerja organisasi sektor publik. Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik, 9(1), 23–34.
Nurhalisa, A., & Anwar, H. (2023). Pengaruh pelatihan dan pengembangan karir terhadap kinerja pegawai RS Siloam Makassar. Jurnal Administrasi Kesehatan, 11(2), 33–45.
Pemerintah Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 39.
Pemerintah Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Ketenagakerjaan. Sekretariat Negara.
Pemerintah Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Kementerian Kesehatan RI.
Peraturan Menteri PAN-RB. (2017). Permen PAN-RB No. 38 Tahun 2017 tentang Standar Kompetensi Jabatan Aparatur Sipil Negara. Kementerian PAN-RB.
Permenkes RI No. 30 Tahun 2022 tentang Pedoman Penyusunan Indikator Kinerja di Rumah Sakit.
Puspitasari, F., & Mulyani, R. (2022). Transformasi digital dalam pelayanan rumah sakit publik: Studi tentang efektivitas pelayanan dan kepuasan pasien. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 10(1), 65–78.
Rachmawati, D., & Sari, L. (2023). Kompetensi interpersonal pegawai dan tantangan digitalisasi pelayanan kesehatan. Jurnal Manajemen Rumah Sakit, 5(2), 88–97.
Riwukore, A., Laolaka, M. I., & Kalangi, L. (2022). Analisis dimensi kinerja pegawai sektor publik. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 12(1), 27–38.
Rivai, V., & Sagala, E. J. (2019). Manajemen sumber daya manusia untuk perusahaan. Rajawali Pers.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Pearson Education.
Sagita, P., & Fidyaningsih, H. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai rumah sakit: Tinjauan sistematis. Jurnal Manajemen dan Kebijakan Kesehatan, 21(1), 1–13.
Sedarmayanti. (2018). Manajemen sumber daya manusia: Reformasi birokrasi dan manajemen pegawai negeri sipil. Refika Aditama.
Setiadi, R., & Handayani, N. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi tenaga kesehatan di rumah sakit. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nusantara, 15(1), 47–56.
Sondang, P. S. (2020). Teori dan praktik kepemimpinan. Rineka Cipta.
Spencer, L. M., & Spencer, S. M. (1993). Competence at work: Models for superior performance. John Wiley & Sons.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiarto, A. (2021). Manajemen kinerja karyawan di era disrupsi. Deepublish.
Sukmawati, N., Lestari, R., & Damayanti, H. (2022). Kepemimpinan dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai RS Bhayangkara Sulawesi Barat. Jurnal Manajemen Pelayanan Publik, 8(2), 54–65.
Suryani, T., & Hartono, Y. (2023). Kompetensi SDM dan dampaknya terhadap kinerja rumah sakit: Studi empiris pada rumah sakit pemerintah. Jurnal Manajemen Pelayanan Publik, 11(1), 101–110.
Sutrisno, E. (2020). Manajemen sumber daya manusia (Revised ed.). Kencana.
Tjiptono, F. (2022). Manajemen jasa. Andi.
Utami, R., & Prasetya, A. (2023). Pengaruh kompetensi multidimensi terhadap mutu pelayanan dan kepuasan pasien. Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit, 7(2), 88–100.
Wibowo. (2022). Manajemen kinerja (6th ed.). Rajawali Pers.
Wulandari, S., & Siregar, H. (2022). Hubungan pelatihan dan dukungan organisasi terhadap kompetensi perawat. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Indonesia, 5(1), 59–68.
Yulianti, R. (2021). Pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai negeri sipil pada Pemerintah Kota Bandung. Jurnal Administrasi Negara, 9(1), 13–22.




